Kamis, 16 Agustus 2012

mid-year reportage


apa kabar dunia? kembali dengan saya, angela yang akan menemani anda untuk mengintip sekilas dari drama hidup belakangan ini. untuk singkat padatnya, mari segera kita simak kisah berikut ini.

setelah berhasil melewati semester genap dengan tingkat keselamatan yang masih di ujung tanduk, kini tibalah saya di tanjung hari libur. libur panjang yang berkhasiat meningkatkan semangat malas, memuaskan dahaga jalan-jalan dan menggemukkan yang dapat digemukkan. meski beban rapat dan rancangan acara masih menggayut, saya mencoba tetap optimis dan percaya diri ketika melangkah.

sayangnya, jiwa pelajar yang masih menempel bak jerawat di wajah remaja awal pubertas, berhasil mempengaruhi saya untuk naik kapan kecil berikutnya. ya, kapal kecil yang akan berlayar sekitar sebulan, mengelilingi daerah yng masih tak terjamah. kapal kecil tersebut bernama semester pendek.
selama satu bulan, saya terombang-ambing di lautan luas, di atas ayunan kapal semester pendek. mungkin pengaruh tiket kelas geladak, suasana yang saya rasakan luar biasa membosankan dan sangat omong kosong. tetapi mungkin juga hal itu disebabkan telinga saya yang sudah tertusuk panah cinta dewa penjaga tanjung hari libur. hidup rasa malas!

dan laporan selanjutnya, mengenai hutan sulur-sulur hitam di puncak dari tubuh manusia. hutan sulur hitam ini telah dibiarkan lebih dari setahun, sehingga ia tumbuh dengan liar. diduga karena kekurangan asupan nutrisi, sulur hitam ini mengalami kerontokan hebat dan warna yang semakin memerah.
setelah pertimbangan yang tidak terlalu masak, sulur hitam ini mengalami pembonsaian secara besar-besaran. hal ini dilakukan untuk menggenapi mitos mengenai patah hati. hasil akhir kemudian menunjukkan, sulur hitam yang kemudian diketahui sebagai rambut ini, menjadi model rambut terpendek sang empunya dalam lebih dari 5 tahun terakhir ini.

berita dukacita juga terdengar, atas wafatnya bapak gembala. hal ini tentu saja menyebabkan kesedihan dan rasa kehilangan yang mendalam. oleh karena itu marilah sejenak kita tundukkan kepala dan berdoa, semoga keluarga, rekan dan sahabat yang ditinggalkan beroleh kekuatan.

kabar lainnya adalah terjadinya aktivitas melebihi batas normal pada sistem limbik di daerah otak. aktivitas tinggi pada bagian otak ini telah menyebabkan banyaknya perubahan, baik disadari maupun tidak disadari, langsung maupun tidak langsung. semoga kerja otak bagian lain tidak terganggu dan masih tetap dapat mengendalikan diri untuk bersikap wajar dan tenang.

demikianlah sekilas laporan drama hidup yang bertele-tele dan tidak menarik tersebut. atas perhatiannya untuk tidak terlalu memperhatikan blog ini, saya ucapkan terima kasih banyak. sampai jumpa pada liputan drama kehidupan berikutnya.


regards,
ael.