Sabtu, 08 Desember 2018

#MenujuLucidDream

Kemarin, gue tidur siang.
Salah satu hal yang gue sadari, gue cenderung mengalami mimpi saat tidur siang dibandingkan malam.

Yap, siang kemarin pun gue ngalamin mimpi.

Gue bukan mau cerita soal jalan cerita lengkap mimpinya, karena gue lupa. Tapi yang mau gue ceritain, gue sadar di mimpi itu.
Jadi, di dalam mimpi, saat gue lagi jalan kaki yang sepertinya mau pulang (entah kosan atau memang rumah), gue menyadari kalau ini mimpi. Gue inget gue sadar ini mimpi, kalau ga salah karena gue inget ingetan gue di dunia nyata, dan dunia ini terlalu berbeda dengan dunia yang gue inget, dan gue ga inget kenapa tiba2 gue bisa ada di situasi ini. Nangkep? Semoga lah ya sejauh ini masi nangkep.
Lalu, gue jadi bersemangat. Kalau gue sadar ini dunia mimpi, gue bisa melakukan apa pun yg gue mau! Lalu gue berpikir untuk menyusun sesuatu yang dapat menyambut gue di rumah, or tempat tujuan gue nanti. Tetapi entah kenapa otak gue kaya ga mampu membentuk gambaran yang jelas. Gue bayangin muka orang, dan bayangan gue itu kabur. Dan, gue ga berhasil menciptakan situasi yang gue pengen di mimpi itu.

Sekarang, kalau dipikir2 gue melakukan kesalahan fatal sih.
Pertama, kenapa gue ngebayangin sesuatu untuk menyambut gue di rumah? Ini mimpi coy! Ga penting lagi tujuan yang gue punya sebelum gue sadar. Seharusnya gue langsung aja mauk ke salah satu rumah yang ada di mimpi gue itu dan langsung menciptakan dunia baru. Damn.
Kedua, gue mencoba menciptakan sesuatu dari imajinasi gue. Seharusnya gue langsung menciptakan dari ingatan aja, yang udah jelas dan ada di otak. Gue tinggal narik "blueprint" dari memori dan "cetak" ke dunia mimpi. Damn. Ngide banget emang angela sok2an pake imajinasi...

Anyway, kemajuan lah ya. Gue udah beberapa hari ini mencoba kalau tidur make musik lucid dream. So far ga ada yang berhasil. Mungkin emang seharusnya gue nyoba lagi pas tidur siang.

See ya on another post, and happy December!